Prakata

Salam kenal dan selamat datang bagi pengunjung website blogger gue, emm sebelum lanjut gue ucapkan terima kasih dan cium hangat :* buat temen-temen yg uda mau singgah, membaca, mengomentar dan mengikuti blog gue. And then . . . . . gue bilang makasi lagi deh buat yg uda baca prakata ini dan gue kasih cium hangat :* gue lagi deh hehe (kalo mau yg asli kerumah aja).
gue "agung" sesuai dengan nama gue ternyata badan gue ga sebesar nama gue melainkan kebalikannya (hadeh -_-") untuk lebih lanjut mau tau siapa gue, teka-teki jati diri gue, gue buat dalam novel berblog gue yang akan gue selalu posting selagi gue mampu, selamat bermain :D

Minggu, 15 Juli 2012

Apa yang terjadi...

Ini blog kedua gue, blog pertama gue menceritakan bagaimana perkembangan tim sepakbola atau lebih tepatnya sih pas jaman itu adalah futsal yang lagi meledak meledaknya apa lagi pas porakel, waduh panjang kali lebar dibagi setengah alasnya cerita yang uda terjadi masa-masa emas kejayaan tim kami. *seseorang bertanya* lah, terus untuk apa blog kedua elo kalo lo masi ceritakan tentang blog pertama lo ? *gue menjawab* yah namanya di pancing cerita kelepasan deh gue ibarat orang mencret yg kagak tertahan terus 'prett' .___. *hening*.
oke mari lanjut, tentang blog gue yg pertama ga usah dibahas lagi deh (cak ela yg minta itu dibahas siapa masbro --"), dan rating blog gue yg pertama itu sangat tinggi, sangat populer dan terkenal di kalangan temen sekelas gue hehe. and cukup.
---

Sesuai dengan postingan kali ini "apa yang terjadi" banyak pertanyaan yang bakal keluar dengan mengunakan kata tersebut tentang gue dan gue sendiri pun malah nanyak hal yang serupa ke hati dan pikiran gue apa yang terjadi. untuk yang pertanyaan yang pertama, gue mulai dari pertanyaan gue dluan untuk bertanya "apa sih yg terjadi kenapa sampai gue mau menulis postingan di blog ?" *hati dan pikiran gue berunding dan menjawab* "yang terjadi adalah karena mental dan sifat keadaan sekitar mempangaruhi badan lo dan tingkah laku lo, terkadangan menjengkel kan kek jengkol yg di pijek bahkan terkadang sok jadi gembel yang menggombal ibarat cuaca musim yang terjadi didalam diri lo saat ini adalah "pancaroba" tak menentu bagi kakak dan adik sekalian yg mengenal ini anak mohon di mengerti dan di maafkan tingkah dan sifat nya karena dia sendiri pun ga bisa mengendalikan firasatnya sendiri." untuk pertanyaan kedua pasti akan bertanya "apa yang terjadi mengapa sampai lo bertingakah aneh dan tak menggendalikan jiwa lo" *hati dan pikiran gue berbisikan dan menjawab* "nah, itu yang jadi persoalan nih anak kasian banget idupnya dirumah menderita, tak tau arah, ga jelas apa yg dilakukannya kek mukanya yg ga jelas abstrak apa emang hancur, itu lah lika-liku hidupnya yang saat ini dalam terpaan badai yang sedang goyah apakah jatuh atau bertahan untuk berdiri." pertanyaan selanjutnya "terus apa yang terjadi sekarang sampai saat ini"  *hati dan pikiran gue melotot dan menjawab* "lo bego apa peak, tanya sendiri jawab sendiri, nih anak uda rada rada gilak kami rasa, intinya lo buat blog ini ibarat curhat di dunia maya barang kali ada yang baca terus prihatin liat keadaan lo terus cinta ama lo, trus lo kawin punya anak and tewas hepi ending" (gue terus bertanya) wah wah wah terus apa yang terjadi dengan . . . . *lempar jamban beserta isi dan penghuni didalammnya
dan sekali lagi sesi tanya jawab pun tak menemukan hasil ._____.
ending.
------

Sesi pertanyaan di atas hanya semacam gambaran abstrak yang lebih halus dr makhuk halus dan tak pertu di baca *lah, untuk apa lo tulis ?*.
sebenernya gue menulis postingan blog ini sebagai temen cerita gue karena gue rasa uda penat ibarat kita uda sak berak di padang pasir dan ga bakalan menemuin wc buat pup dengan nyaman dan tenang. masalah yg gue hadapi adalah beban mengahadapi hidup yang beberapa tahun terakhir sampai saat ini hari ini jam ini menit ini detik ini masalah itu terus menghantui gue, bahkan gue sempet berfikir apa yang terjadi memang tak pernah boleh kita sesali tetapi mungkin bakal lebih baik jika kita kembali dan mengulanginya hingga benar *dramatis* seperti kita sekolah kalo nilai kita ga tuntas pas ujian kan kita bole untuk ujian lagi alias remed buat meluluskan nilai kita salah dahulu kala kita perbuat. 
masalah itu dimulai dari hampir tidak ada keharmonisannya lagi keadaan didalam rumah gue, mengapa ? keributan uda terlalu sering terjadi akhir akhir ini, siapa yang benar dan siapa yang salah bagiku itu tak berarti apa apa karena pasti hal seperti ini akan terjadi lagi dan lagi tak pernah habis. menurut gue kedua belah pihak bukan saling menekan dan memojokan tetapi lebih baik saling memulai hidup yang baru dengan tangan hati mata dan pikiran yang terbuka, mungkin hal ini akan menjadi pertimbangan karena kedua pihak merasa sudah melakukan yang benar di jalannya tetapi apa akan selalu benar jika anak anaknya musti ikut jatuh mental prilaku dan tingkahnya dengan semua hal yang terjadi ?. 
gue sendiri sekarang sebagai anak hanya bisa menonton ibarat para wayang sedang panas bermain di panggung dan gue hanya bisa merasakan melihat yang terjadi apa yg mereka tonton kan ke gue. cerita ini ga mungkin bakalan habis gue pikir begitu karena masalah ini seperti uda mendarah daging aja selalu terungkit dan terungkit lagi. Melepas masalah ini dari hidup gue bukanlah hal yang mudah semudah membalikan  telapak tangan terkadangan juga gue selalu berpikir setiap waktu apakah gue pantas di lahiri didunia ini ? mengapa begitu ? karena kedua pihak selalu membicarakan "kalau saja dulu..." yah kan kalau saja dulu kelen melakukan hal yg tak kelen lakukan dulu mungkin dunia skrg uda berbeda tak seperti jalannya dan gue mungkin bakalan ga mungkin terlahir dan melihat kelen berdua sampai sekarang :").
yah sebenernya gue masi ingin lanjut cerita tetapi hanya menuliskan ceritanya saja sudah membuat gue galau, binggung, bimbang, gelisah saat ini dipikiran gue cuma ada satu pertanyaan, "apa yang terjadi nanti dan selanjutnya ya . . ." .
end post
------

Tidak ada komentar:

Posting Komentar